Selasa, tanggal 10 s.d Sabtu tanggal 14 Desember 2013
yang lalu merupakan hari yang tidak akan terlupakan oleh pengurus
Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah
Pertama (MGMP-PAI-SMP) Kabupaten Tulungagung. Karena keikut sertaannya
dalam lomba apresiasi MGMP PAI SMP Tingkat Nasional yang diwakii oleh
Drs. H. Djaelani dan Nurhadi, M.Pd.I (ketua dan sekretaris) berhasil
mencuri perhatian para pakar pendidikan yang berperan sebagai Dewan Juri
di ajang Apresiasi Pendidikan Islam (API) Tahun 2013, hingga tropi
Juara I pun berhasil diboyong ke Tulungagung.
Apresiasi Pendidikan Islam (API) Th. 2013 ?
Aprsiasi Pendidikan Islam (API) adalah sebuah penghargaan yang
dianugerahkan kepada individu maupun institusi yang telah menunjukkan
dedikasi luar biasa dalam upaya-upaya memajukan pendidikan Islam.
Penyelenggaraan API dilakukan secara rutin setiap tahun dan pada tahun
2013 ini adalah penyelenggaraan untuk kali yang keenam sejak API pertama
dilaksanakan pada tahun 2008.
Penerimaan anugerah API berasal dari berbagai kalangan pemangku
kepentingan pendidikan Islam, yang berdasarkan kreteria-kreteria
tertentu melalui serangkaian proses seleksi secara ketat dan dinilai
mempunyai kontribusi yang bermakna dalam pembangunan pendidikan Islam.
API diselenggarakan oleh Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Islam,
Kementerian Agama Republik Indonesia (KEMENAG RI), berangkat dari
kesadaran bahwa eksistensi dan kontribusi pendidikan Islam dalam proses
pencerdasan masyarakat dan pembangunan bangsa dimungkinkan oleh
partisipasi berbagai pemangku kepentingan secara lintas sector.
MGMP PAI SMP Kabupaten Tulungagung menuju API 2013
MGMP PAI SMP Kab. Tulungagung adalah sebuah organisasi profesi, yang
mewadahi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tingkat SMP baik
negeri maupun swasta se Kabupaten Tulungagung. MGMP PAI SMP Kab
Tulungagung secara resmi sudah ada sejak tahun 2002 ditandai dengan
dibentuknya susunan kepengurusan yang di tetapkan oleh Dinas Pendidikan
dan Departemen Agama (sekarang Kemenag) Kabupaten Tulungaung. Pada awal
nya MGMP dibentuk untuk menjadi forum yang memudahkan pemerintah (Dinas
Pendidikan) dalam mensosialisasikan kebijakan-kebijakan yang terkait
dengan pendidikan. Seiring perkembangan dan dinamika organisasi MGMP PAI
SMP mulai mengkonsolidasi ide dan gagasan anggotanya untuk menyusun
program dan aktifitas yang dapat menunjang pelaksanaan tugas-tugas guru
Pendidikan Agama Islam di sekolah.
Mulai tahun 2009 MGMP secara stategis mulai tampak eksistensinya hal
ini bisa dilihat dari peran dan fungsi MGMP sebagai pusat informasi dan
komunikasi guru mapel PAI. Hal ini membuat pemerintah menaruh
kepercayaan pada MGMP untuk menyelenggarakan kegiatan sesuai dengan
kebutuhan guru disuatu daerah pada saat itu. Misalnya bila disuatu
daerah masih banyak guru yang belum dapat mengoperasikan komputer,
internet, maka MGMP dapat mengusulkan pelatihan ICT dan seterusnya.
Seiring dengan perkembangan IPTEK ternyata menjadi sebuah keniscayaan
bahwa guru tidak boleh berhenti belajar, karena mereka harus mampu
menghadapi peserta didik zaman sekarang yang hidupnya tidak pernah lepas
dari teknologi (IPTEK). Fenomena inilah yang kemudian menjadikan MGMP
sebagai kebutuhan bagi guru dalam menyelesaikan setiap problematika
pendidikan dan pembelajaran.
Maka jadilah MGMP PAI SMP sebagai bagian dari organ penting Guru
Pendidikan Agama Islam dalam mensukseskan proses dan tujuan pendidikan
dan pembelajaran agama islam di sekolah. Dan oleh karena itu MGMP PAI
SMP Kabupaten Tulungagung menyadari pentingnya mengelola organisasi MGMP
ini secara tertib, disiplin, terencana, terprogram dan akuntable serta
dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan pendidikan agama islam
pada sekolah di Kabuapten Tulungagung.
Menindak lanjuti edaran Kemenag RI tentang API 2013, MGMP PAI SMP
Kabupaten Tulungagung pada kepengurusan 2011 / 2014, dengan niat mencari
pengalaman, pada Bulan Oktober 2013 mengirimkan fortofolio apresiasi
MGMP PAI SMP Tk. Nasional melalui penjaringan di Tk provinsi Jawa
Timur. Dan proses seleksi berlanjut pada pemanggilan untuk presentasi di
Tk Nasional tanggal 10 dan 11 Desember 2013 di Cipayung Bogor Jawa
Barat. Hingga berhasil meyakinkan para juri untuk menjadi juara I MGMP
PAI SMP se Indonesia 2013, dan di kukuhkan dalam piagam Menteri Agama
Republik Indonesia pada malam puncak anugerah API tanggal 13 Desember
2013. Penghargaan ini langsung diterima oleh Drs. H. Djaelani dan
Nurhadi, M.Pd.I selaku Ketua dan Sekretaris MGMP PAI Kabupaten
Tulungagung.
Sekilas peran MGMP PAI SMP Kabupaten Tulungagung dalam membangun dinamika PAI di SMP Kabupaten Tulungagung
Pertama ; Visi ; Terciptanya GPAI yang
kompeten dan berwawasan luas. Misi ; 1) meningkatkan kompetensi
paedagogis, prefesional dan leadership GPAI 2) meningkatkan kwalitas
silaturrahmi dan komunikasi GPAI. Visi dan misi ini selanjutnya menjadi
dasar dan ruh bagi MGMP PAI dalam merumuskan program dan aktifitas
organisasi MGMP PAI.
Kedua ; memastikan bahwa
semua pihak dapat mengakses semua dialektika organisasi, misalnya
senantiasa mendokumentasikan serta memproseding rapat-rapat pengurus
maupun pelaksanaan program organisasi, media komunikasi anggota dapat
diakses di www.mgmppaismpta.com
Ketiga : dalam
rangka meningkatkan kompetensi GPAI, MGMP PAI SMP Kab Tulungagung baik
mandiri maupun implementing program, secara rutin mengadakan worshop dan
pelatihan seperti ; ICT, kurikulum, lesson study, PTK, evaluasi
pembelajaran, serta pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).
Keempat ;
MGMP PAI SMP senantiasa berusaha membangun pendidikan agama islam
secara sinergis baik jajaran pemerintah (kemenag, diknas) maupun lintas
sektoral masyarakat seperti tokoh masyarakat, organisasi masyarakat
serta perguruan tinggi islam di Kabupaten Tulungagung. Hal ini bisa
dilihat ketika MGMP PAI SMP memperjuangkan pentingnya kebijakan kusus
tentang seragam panjang bagi siswa SMP, dan penambahan jam PAI, maka
komponen-komponen tersebut diatas ikut diperankan dalam mendorong
tercapainya kebijakan khusus tersebut. Dan perjuangan MGMP PAI SMP ini
hari telah tampak dan semakin hari semakin massif/merata di berbagai SMP
di Kabupaten Tulungagung.
Kelima ; Berpijak dari pemikiran bahwa kwalitas
pendidikan agama islam merupakan tanggung jawab bersama, terlebih
perguruan tinggi islam yang secara langsung menggodok calon-calon guru
agama. Maka MGMP PAI SMP Kabupaten Tulungagung memandang penting adanya
kesepahan bersama dengan Pasca Sarjana STAIN Tulungagung (sekarang IAIN)
dalam upaya mmecahkan problematikan Pendidikan Agama Islam termasuk
didalamnya upaya peningkatan kwalitas / mutu Guru Pendidikan Agama
Islam. Kesepahaman kerjasama ini didasarkan pada kebutuhan bersama baik
research maupun pelatihan kompetensi guru dalam dedaktik motedik maupun
pengembangan keprofesian.
Keenam ; dalam
upaya mendorong budaya islami di sekolah, serta untuk meningkatkan
dinamika dan motivasi PAI disekolah MGMP PAI SMP Kabupaten Tulungagung
menyelenggarakan sebuah even kompetisi tingkat Kabupaten yang dikemas
dalam “young moslem camp” (YMC) selanjutnya istilah ini akan terus
dipopulerkan dengan cara menjadikan YMC sebagai apresiasi dan lomba PAI
SMP tingkat Kabupaten. Untuk pertama ka kalinya telah suskses
diselenggarakan Januari 2012 di SMPN 3 Tulungagung, tercatat melibatkan
lebih dari 700 peserta yang memperebutkan 10 kategori perlombaan PAI.
Ketujuh ;
untuk memupuk spirit dan rasa syukur GPAI kepada Allah Swt, serta
memperkuat tali silaturrahmi antar anggota, MGMP PAI SMP Kabupaten
Tulungagung bersepakat setiap akhir tahun menyelenggarakan bakti
social. Adapun kegiatan yang sudah terlaksana dengan suskses pada bulan
November dan Desember 2012 lalu adalah ; donor darah, pengobatan gratis
tibbun nabawi, pemberian beasiswa dan bantuan bagi madrasah (TPQ) pada
mushollah di desa terpencil.
Posisi MGMP bagi guru
Tidak
dapat dipungkiri bahwa MGMP mempunyai peran yang sangat strategis,
karena MGMP menjadi pusat guru belajar, berlatih dan berdiskusi
memecahkan masalah dan kebutuhan profesinya. Karena mengajar hari ini
adalah untuk kehidupan peserta didik 20 tahun mendatang, maka belajar
bagi guru adalah suatu kebutuhan. Oleh karena itu MGMP harus diberi
kesempatan dan peran serta fungsinya harus lebih dioptimalkan karena
eksistensinya tidak bisa dilepaskan dari upaya pemerintah mewujudkan
tujuan Pendidikan Nasional dimana gurulah ujung tombaknya.
Wallahu’alamu.
(Nurhadi, M.Pd.I /Sekretaris MGMP PAI Kab. Tulungagung)
sumber:mgmppaismpta.com
Rabu, 14 Januari 2015
MGMP PAI SMP TULUNGAGUNG MENJADI MGMP PAI SMP TERBAIK TINGKAT NASIONAL (APRESIASI PENDIDIKAN ISLAM 2013)
About Adi Mukhamad Azis
Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.